DUMAI (PNC Group) – Kebakaran yang menghanguskan 8 petak rumah di Gang Idola RT Kelurahan Dumai Kota pada Minggu 20/10/2024 pukul 15.30 WIB meninggalkan duka yang mendalam bagi Yulianis korban kebakaran dan pemilik rumah petak.
Menurut keterangan Yulianis kepada tim media PNC Group, 2 hari sebelum kejadian kebakaran, petugas PGN Dumai membongkar meteran PGN yang berada di salah satu rumah petak yang ada, karena rumah itu sudah lama tidak ada yang menghuni.
“Dua hari sebelum kebakaran meteran PGN dibongkar oleh petugas PGN dan kami mencium seperti bau gas setelah pembongkaran meteran tersebut,” terang Yulianis.
Selanjutnya Yulianis menceritakan, sebelum kebakaran terjadi ada terdengar suara dentuman yang sangat keras dan api mulai membesar setelah suara dentuman tersebut.
“Siang itu kami dikejutkan dengan suara seperti dentuman yang keras sebelum kebakaran,” tambahnya. Selasa (05/11/2024).
Sementara itu, Rizki Mawaddah salah satu korban yang menyewa rumah petak tersebut, menceritakan hal yang sama.
“Waktu kejadian saya berada di rumah sedang memandikan anak saya. Saya mendengar suara dentuman itu, tapi saya tidak menyangka suara itu berasal dari sebelah rumahnya.”
“Saya mengetahui rumah petak itu terbakar, setelah saya mendengar suara warga berteriak. Saya langsung melihat keluar dan berlari menjauh lewat jalan samping gang rumah. Tidak ada satupun barang-barang yang bisa saya selamatkan,” ungkapnya.
Menurut pengakuan Rizki Mawaddah, beberapa hari setelah kebakaran terjadi, petugas PGN datang ke lokasi kejadian, dengan menutup pipa PGN di beberapa rumah petak yang sudah habis terbakar.
“Beberapa hari setelah kejadian, datang 1 orang yang menggunakan baju bertuliskan PGN ke lokasi kebakaran. Saya melihat petugas tersebut memasang penutup pipa gas di beberapa rumah yang sudah terbakar,” ungkapnya. Selasa (05/11/2024)
Untuk mengetahui hasil investigasi dari Polres Dumai penyebab kebakaran tersebut, tim media mengkonfirmasi Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Primadona, S.I.K., M.Si melalui Aplikasi WhatsApp (WA).
“Kami masih melakukan penyelidikan,” jawab Kasat Reskrim singkat. Jumat (08/11/2024).
Menanggapi konfirmasi dari tim Media kepada Area Head PGN Dumai Agus Kurniawan terkait dugaan penyebab kebakaran dari bocornya pipa gas PGN.
“Prinsipnya, kami mengikuti proses dari pihak berwajib,” jawabnya singkat. Rabu (06/11/2024).
Dari kejadian yang aneh sebelum kebakaran terjadi seperti, warga mencium seperti bau gas, ada bunyi dentuman dan setelah kebakaran petugas PGN menutup pipa gas PGN di beberapa rumah yang sudah terbakar, sudah selayaknya kejadian ini menjadi fokus utama dari Sat Reskrim Polres Dumai untuk menyelidiki/mengusut tuntas penyebab kebakaran, sehingga ada oknum atau pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran yang menyebabkan kerugian materi bagi para korban kebakaran. (Vanche)












